Halaman

Senin, 09 Desember 2013

PELAJARAN CINTA TERINDAH

Kisah cinta ini mungkin tidak seromantis kisah cinta Romeo dan Juliet. Tapi aku sangat bersyukur Tuhan memberi aku kesempatan untuk menyaksikan keindahan cinta ini, bahkan dari cinta inilah aku dilahirkan.
Adalah Bapak dan Ibuku yang memiliki kekuatan cinta walau mereka tak pernah saling mengatakannya mungkin. Bapakku yang sederhana dan ibuku yang berusaha menerima dengan segala keterbatasan keluarga kami membuat mereka berdua adalah orang tua yang sempurna bagi kami.

Keluarga kami bukanlah keluarga yang religius. Aku belajar agama hanya dari sekolah dan madrasah dikampung yang diajarkan oleh guru seadanya yang aku sendiri tidak tahu mereka dibayar atau tidak. Kedua orang tuaku adalah pekerja keras dan itu juga yang diajarkan mereka pada kami anak anaknya. Tapi bukan itu yang ingin aku bagi kali ini tapi adalah rencana Tuhan yang begitu indah dan membuat aku sangat bersyukur. Ibuku pergi menghadap Allah dua tahun yang lalu karena penyakit strock yang diderita ibu mulai setatahun kebelakang. Aku tahu ibu sangat tersiksa dengan penyakit itu walau ibu terlihat begitu tegar dan berusaha bangkit lagi tapi aku bisa menangkap rasa putus asa yang kadang datang makin menambah beban dan rasa sakitnya ( Ya Allah jadikan rasa sakit itu sebagai penghapus dosa dosa ibu baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja Amin.) Sampai suatu saat ibu mengalami serangan yang kedua dan koma selama dua hari dan sampai pada akhirnya Tuhan lebih memilih mengambil rasa sakit itu dan menidurkan ibuku disisinya. Sangat berat menghadapi kenyataan saat itu. Aku tahu bahwa semua bakal kembali padaNya tapi aku tidak menyangka secepat itu. Aku berusaha ihlas dan kukatakan pada diriku sendiri Tuhan telah memilihkan yang terbaik buat ibu.
Masih kuingat benar saat ibu disemayamkan dirumah setelah dimandikan dan akan dikafani, bapak mengusap sisa air yang ada disudut bibir ibu kemudian mengusap keningnya dan terus memandangi wajah ibu. Mungkin didepan anaknya bapak berusaha tabah dan tidak meneteskan airmata tapi aku tahu dikala sendiri bapak menangis sama seperti kami yang belum siap kehilangan ibu. Tapi Tuhan memberi hal terindah yang kami impikan tapi kami juga tidak menyangka jika Tuhan memberinya secepat ini. Disaat terakhir Ibu menemui sakaratul maut, bapak tidak bisa membimbing ibu untuk melafalkan kalimat syahadat dan titik inilah yang membuat bapak berubah 180 derajat, Bapak yang dulu tidak sholat menjadi rajin sholat dan terus belajar mendalami agama islam yang selama ini dipeluknya tapi belum sempat dipelajarinya.
Aku menangis bahagia dan sangat bersyukur " Tuhan kekuatan cintaMu yang kau titipkan pada ibuku telah merubah dan menjadikan jalan hidayah yang Kau berikan untuk Bapakku. Terima kasih Tuhan untuk pelajaran cinta yang kau ajarkan padaku lewat kedua orang tuaku dan kau jadikan kisah cinta mereka lebih indah dari kisah Romeo dan Juliet. Pertemukan kembali mereka disurgaMu kelak ya Allah. Amin...

Rabu, 27 November 2013

AKU INGIN BERJILBAB



Sebelum memutuskan berjilbab ada sedikit ganjalan dalam diri saya. Saya selalu berdoa “Ya Allah ijinkan aku menghadapMU dalam khusnul khotimah. “

Keinginan berjilbab sudah saya rasakan semenjak dua tahun lalu ketika ibunda tercinta terlebih dahulu menghadapNya dan saya sadar kapanpun Allah bisa mengambil kembali hidup saya di dunia, tapi karena tempat saya kerja belum memberi  izin karyawannya berjilbab maka keinginan itu belum terlaksana. Walaupun mencari nafkah bukan kewajiban seorang istri tapi untuk saat itu untuk berhenti bekerja kondisi tidak memungkinkan menurut perhitungan saya walaupun saya sadar semua perkiraan saya tidak ada apa apanya karena Allah lah penentu segalanya.

Hampir tiap selesai sholat saya berdoa “ Ya Allah saya ingin menutup aurat saya secara sempurna, tunjukkan jalanMu”.
Lagi lagi masih oleh perkiraan saya… saya mengira mungkin saya harus  bekerja dirumah atau membuka usaha yang bisa saya kerjakan di rumah sehingga saya tidak terikat lagi dengan peraturan perusahaan saya. Saya berusaha keras untuk menemukan usaha apa yang cocok buat saya. Dan target saya tahun ini saya harus sudah berjilbab dan keputusan saya sudah bulat kalau keluar kerja adalah konsekwensinya maka jalan itu yang akan saya tempuh.
“Jika anda pernah mendengar bahwa “pertolongan Allah tidak pernah terlambat”, maka sudah selayaknya anda mempercayainya karena itulah yang sering saya rasakan. Begitu juga dalam masalah saya yang satu ini.. seakan tidak percaya jika tiba tiba perusahaan tempat saya kerja memberi  kebebasan karyawannya untuk berjilbab, tapi itulah kebesaran Allah, Dia Maha Berkehendak. Terjadilah apa yang menjadi kehendakNya dan percayalah bahwa pertolongan Allah akan datang bahkan dari arah yang tidak anda duga.

Semoga dengan cara berpakaian saya sekarang lebih memberi keberkahan dan kebaikan bagi hidup saya , keluarga saya dan orang lain disekitar saya ….amin.
Dan sekarang ini saya  sedang merintis usaha bisnis kecil kecilan dan saya berharap Allah mengizinkannya untuk menjadi bisnis yang besar. Kesukaan saya dalam mendesign dan sedikit ketrampilan menjahit yang di ajarkan almahumah ibu saya sangat membantu dalam usaha berjualan jilbab. Jilbab mintree namanya , yang saya  design dan jahit sendiri sepulang kerja.

Bimbing aku hanya menuju jalanMu ya Allah… amin…

Minggu, 15 September 2013

BETAPA ALLAH MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG

Kata kata yang akan saya bagi kali ini bukan asli tulisan saya, saya mendapatkannya dari face book seorang teman. Pertama kali membacaya saya hampir menangis dan saya sangat suka membacanya. Semakin sering saya membacanya ... air mata ini semakin gampang menetes. Saya sadar betapa Allah begitu sayang kepada saya walau kadang saya lebih banyak menggerutunya dari pada bersyukur atas apa yang di berikan pada saya.
Dan saya ingin membaginya pada siapa saja yang nanti kesasar atau tidak sengaja menemukan blog saya ini. Karena sungguh setelah membacanya kita akan menemukan sesuatu yang sadar atau tidak kadang kita mengingkarinya

Bukan Sebuah Kebetulan

Pernahkah
Saat kau duduk santai dan menikmati harimu, tiba-tiba kamu terpikirkan ingin berbuat sesuatu kebaikan untuk seseorang..?

Itu adalah Allah…
Yang sedang berbicara denganmu dan mengetuk hatimu…
[QS 4:114 , 2:195 , 28:77]

Pernahkah…
Saat kau sedang sedih… kecewa… tetapi tidak ada orang di sekitarmu yang dapat kau jadikan tempat curahan hati..?

Itulah saatnya di mana Allah… Sedang rindu padamu dan ingin agar kamu berbicara padaNYA…
[QS 12:86]

Pernahkah…
Kamu tanpa sengaja memikirkan seseorang yang sudah lama tidak bertemu dan tiba-tiba orang tersebut muncul atau kamu bertemu dengannya atau menerima telepon darinya..?

Itu adalah Kuasa Allah yang sedang menghiburmu.
Tidak ada namanya kebetulan…
[QS 3:190-191]

Pernahkah…
Kamu mengharapkan sesuatu yang tidak terduga…
Yang selama ini kamu inginkan…Tapi rasanya sulit untuk didapatkan..? .. dan ada

Itu adalah Allah…
Yang mengetahui dan mendengar suara batinmu…

Dan hasil dari benih kebaikan yang anda taburkan sebelumnya.
[QS 65:2-3]

Pernahkah…
Kau berada dalam situasi yang buntu… semua terasa begitu sulit…
Begitu tidak menyenangkan… hambar…kosong…
bahkan menakutkan…?

Itu adalah saat di mana Allah mengijinkan kamu diuji, supaya kamu menyadari KeberadaanNYA.
Dan Allah ingin mendengar rintihan dan doamu.
Karena DIA tahu kamu sudah mulai melupakanNYA demi kesenangan…
[QS 47:31 , 32:21]

Sering Allah mendemonstrasikan KASIH dan KUASANYA di dalam area, di mana saat manusia merasa dirinya tak mampu.

Apakah kau pikir tulisan ini hanya iseng terkirim padamu…?

TIDAK..! Sekali lagi TIDAK TIDAK..! Sekali lagi TIDAK ada yang kebetulan…

Beberapa menit ini tenangkanlah dirimu…

Rasakan kehadiran-Nya…

Dengarkan suara-Nya yang berkata:

"Jangan Khawatir, AKU ada disini bersamamu..!"
[QS 2:214 , 2:186, 50:16].

Minggu, 01 September 2013

"COBA TAWARKAN PADA GENERASI SETELAH SAYA"


Membaca sejarah tentang perjuangannya, mengikuti jalan fikirannya dan memahami kata kata indah yang keluar dari naskah pidatonya seakan tidak pernah akan bosan. Bapak bangsa yang sangat patut untuk dikagumi. 
Membaca sebuah artikel tentang bagaimana dan kenapa beliau menolak modal asing masuk ke Indonesia seakan menambah kekaguman saya pada beliau.
Ditahun 60 an beliau menolak masuknya modal asing ke Indonesia dengan kalimat yang saya kira sangat bijak bila kita dalami maknanya
“Saya sepakat dan itu tawaran menarik. Tapi tidak untuk saat ini, coba tawarkan kepada generasi setelah saya,” ujar Asvi menirukan jawaban Soekarno.
Soekarno berencana modal asing baru masuk Indonesia 20 tahun lagi, setelah putra-putri Indonesia siap mengelola. Dia tidak mau perusahaan luar negeri masuk, sedangkan orang Indonesia masih memiliki pengetahuan nol tentang alam mereka sendiri. Oleh karenanya sebagai persiapan, Soekarno mengirim banyak mahasiswa belajar ke negara-negara lain. sumber (http://indocropcircles.wordpress.com/2013/05/29/bongkar-konspirasi-antara-sukarno-suharto-dan-freeport/)

Adakah pemimpin yang memiliki pemikiran secemerlang beliau? Sayang sekali justru pemikiran seperti inilah yang menghantar beliau ke dalam penderitaan yang tidak semestinya diterima oleh pemimpin sebesar dan sekelas beliau.Dan adakah alasan yang tepat hingga beliau harus menerima perlakuan sedemikian hina dari bangsa yang mati matian ia jaga kehormatan dan harga dirinya?

Jumat, 16 Agustus 2013

SANG PROKLAMATOR


Tanggal 17 besuk adalah hari paling besejarah bagi bangsa kita . Usia 68 tahun ... jika manusia pastilah sudah banyak makan asam garam kehidupan begitu juga dengan 68 tahun bangsa kita, banyak sejarah walau kadang hanya bisa menjadi cerita atau malah menjadi cercah. 
68 tahun yang lalu saat pertama kali teks Proklamsi dibacakan oleh pemuda Sukarno yang lebih kita kenal dengan sebutan Bung Karno pemuda cerdas dengan semangat patriotisme yang tinggi , berjuang dengan segala keterbatasan yang dimiliki bangsa terjajah , diasingkan karena dianggap berbahaya.
Setelah Indonesia berhasil memproklamasikan diri sebagai bangsa yang merdeka dan Bung Karno diangkat sebagai Presiden Indonesia pertama tidak semata mata membuat Bung Karno mendapat fasilitas lux. Beliau sadar benar bahwa bangsanya masih butuh banyak dana. 
Semasa hidup dan perjuangannya beliau dikenal dengan cara berpidatonya yang mampu membangkitkan semangat rakyatnya. Ada beberapa kata kata indah milik Presiden Sukarno yang saya sangat suka antara lain

“Kami menggoyangkan langit, menggempakan darat, dan menggelorakan samudera agar tidak jadi bangsa yang hidup hanya dari 2 ½ sen sehari. Bangsa yang kerja keras, bukan bangsa tempe, bukan bangsa kuli. Bangsa yang rela menderita demi pembelian cita-cita” (Soekarno)


“Gantungkan cita-cita mu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit.  Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang”

“Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”
 
Koe korbankan dirikoe di penjara ini demi Bangsa dan Negarakoe Indonesia..”


“Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa”

Jika saya membaca kata kata yang terakhir miris rasanya... mengingat diakhir kekuasaanya setelah beliau dilengserkan oleh kesalahan yang belum tentu kebenarannya, Bung Karno menjalani hidupnya yang sepi , diasingkan dari pemberitaan media, ketika sakit hanya diobati oleh seorang dokter hewan. Bayangkan seorang pendiri negara diakhir hayatnya hanya bisa terasing di negara yang diperjuangkannya dan sejarah dunia mencatat hanya Indonesia dibawah kepemimpinan Sukarno yang berani menyatakan keluar dari keanggotaan PBB hanya untuk membela harga diri dan martabat bangsanya.
Dan sayang sekali beliau hanya bisa berpulang dalam kesendirian dan kesunyian ditengah berkembangnya bangsa yang mati matian beliau bela.
Jika bangsamu tidak memberi tempat yang layak diakhir perjuanganmu , semoga Allah SWT memberi tempat paling layak bagimu Bapak Bangsaku.