Semua
pasti tahu apa yang dimaksud dengan ibu angkat dan siapa yang dimaksud ibu
kandung. Sebenarnya keduanya merupakan wanita yang paling berjasa dalam hidup
kita, tapi mengapa masih saja ada diskriminasi terhadap kedua istilah tersebut.
Andai kita tahu apa yang ada dalam benak mereka pastilah kita tidak akan pernah
mempertanyakan lagi apakah beliau ibu kandung kita atau cuma ibu angkat dan
bukan ibu kandung kita. Sedikit tahu tentang apa yang mereka fikirkan mungkin
akan merubah pemikiran kita tentang keduanya. Sedikit uraian dibawah ini semoga
bisa membuka wawasan kita apa arti keduanya dalam hidup kita.
Ø Ibu kandung
Anakku karena engkau
lahir dengan segenap perjuangan yang kita lakukan antara hidup dan mati maka
tak akan kubiarkan semuanya menjadi sia sia dengan tidak mempedulikan dirimu ,
aku akan berusaha memenuhi semua kebutuhanmu agar perjuangan kita diawal
kehadiranmu tak akan sia sia.
Ø Ibu
angkat
Anakku karena ibu tidak
pernah melahirkanmu maka ibu akan menjagamu dengan segenap jiwa dan raga dan
ibu akan selalu berusaha memenuhi kebutuhanmu agar kehadiranmu yang telah Tuhan
anugerahkan pada ibu tak akan pernah
menjadi sia sia.
@
Ibu Kandung
Anakku kamu tahu apa yang
paling membuat ibu bahagia adalah mengetahui bahwa kata “ibu” merupakan kata
pertama yang kau ucapkan saat kau belajar berbicara.
@
Ibu Angkat
Anakku..saat kau
memanggilku dengan sebutan “ibu” seraya meletakkan tangan munggilmu diwajahku
adalah hal terindah yang tidak pernah ibu banyangkan sebelumnya.
# Ibu
Kandung
Anakku tahukah engkau
jika ada hal yang paling menyakitkan di dunia ini adalah waktu kau menolak
uluran tangan ibu saat ibu ingin membimbing langkahmu.
# Ibu
Angkat
Anakku jika ibu ditanya
apa hal yang paling menyakitkan dalam hidup ibu adalah saat kau tepiskan tangan
ibu yang ingin memelukmu saat engkau tahu bukan dari rahimku engkau tumbuh.
§ Ibu
Kandung
Anakku.. mungkin ini
terdengar egois, bila kelak kau sudah
punya kehidupan dan keluargamu yang baru maukah kau taruh foto lusuh ibu di
salah satu sudut ruanganmu agar ibu tahu masih ada tempat bagi ibu dihidupmu.
§ Ibu
Angkat
Anakku .. jika ini kau
anggap terlalu berlebihan maka maafkanlah ibu .. tapi bisakah kau sisakan
sedikit ruang untuk foto ibu dirumahmu agar ibu tahu ibu tidak pernah
kehilanganmu.
* Ibu
Kandung
Anakku jika kelak Tuhan telah membatasi waktu ibu
maukah kau selipkan sedikit doa untuk ibu disetiap permohonanmu.
* Ibu
Angkat
Anakku jika kelak Tuhan telah
memanggil ibu masih sudikah kau menyelipkan nama ibu dalam setiap doamu setelah
kau tahu bukan darah ibu yang mengalir ditubuhmu?
Uraian
diatas hanyalah sebagian kecil yang mampu menggambarkan keduanya. Lihatlah
mereka berdua tak ada bedanya . Mereka tidak pernah membedakan kita apakah anak
kandung atau anak angkat, jadi kenapa kita sebagai anak masih mempertanyakan
dan mempermasalahkan.
Sedangkan
saat seorang sahabat bertanya pada Rosul siapa yang harus mereka hormati maka Rosul menjawabnya dengan “ Ibumu
kemudian ibumu kemudian ibumu kemudian ayahmu.”
Sampai tiga kali Rosul menyebut
kata “Ibumu” dan tidak ada satupun diantara ketiganya yang ditambah
dengan kata “kandung” atau “angkat”.
Jadi
jika Rosul saja mengajarkan kita untuk menghormati ibu kita tanpa peduli ibu
kandung atau ibu angkat maka tidak pantas kiranya jika kita masih mempermasalahkan
istilah keduanya … karena ibu adalah ibu…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar