Halaman

Rabu, 14 Agustus 2013

IBU KANDUNG vs IBU ANGKAT

Semua pasti tahu apa yang dimaksud dengan ibu angkat dan siapa yang dimaksud ibu kandung. Sebenarnya keduanya merupakan wanita yang paling berjasa dalam hidup kita, tapi mengapa masih saja ada diskriminasi terhadap kedua istilah tersebut. Andai kita tahu apa yang ada dalam benak mereka pastilah kita tidak akan pernah mempertanyakan lagi apakah beliau ibu kandung kita atau cuma ibu angkat dan bukan ibu kandung kita. Sedikit tahu tentang apa yang mereka fikirkan mungkin akan merubah pemikiran kita tentang keduanya. Sedikit uraian dibawah ini semoga bisa membuka wawasan kita apa arti keduanya dalam hidup kita.

Ø  Ibu kandung
Anakku karena engkau lahir dengan segenap perjuangan yang kita lakukan antara hidup dan mati maka tak akan kubiarkan semuanya menjadi sia sia dengan tidak mempedulikan dirimu , aku akan berusaha memenuhi semua kebutuhanmu agar perjuangan kita diawal kehadiranmu tak akan sia sia.
Ø  Ibu angkat
Anakku karena ibu tidak pernah melahirkanmu maka ibu akan menjagamu dengan segenap jiwa dan raga dan ibu akan selalu berusaha memenuhi kebutuhanmu agar kehadiranmu yang telah Tuhan anugerahkan  pada ibu tak akan pernah menjadi sia sia.

@    Ibu Kandung
Anakku kamu tahu apa yang paling membuat ibu bahagia adalah mengetahui bahwa kata “ibu” merupakan kata pertama yang kau ucapkan saat kau belajar berbicara.
@     Ibu Angkat
Anakku..saat kau memanggilku dengan sebutan “ibu” seraya meletakkan tangan munggilmu diwajahku adalah hal terindah yang tidak pernah ibu banyangkan sebelumnya.

    #  Ibu Kandung
 Anakku tahukah engkau jika ada hal yang paling menyakitkan di dunia ini adalah waktu kau  menolak uluran tangan ibu saat ibu ingin membimbing langkahmu.
    #  Ibu Angkat
Anakku jika ibu ditanya apa hal yang paling menyakitkan dalam hidup ibu adalah saat kau tepiskan tangan ibu yang ingin memelukmu saat engkau tahu bukan dari rahimku engkau tumbuh.

§  Ibu Kandung
Anakku.. mungkin ini terdengar egois,  bila kelak kau sudah punya kehidupan dan keluargamu yang baru maukah kau taruh foto lusuh ibu di salah satu sudut ruanganmu agar ibu tahu masih ada tempat bagi ibu dihidupmu.
§  Ibu Angkat
Anakku .. jika ini kau anggap terlalu berlebihan maka maafkanlah ibu .. tapi bisakah kau sisakan sedikit ruang untuk foto ibu dirumahmu agar ibu tahu ibu tidak pernah kehilanganmu.

*  Ibu Kandung
Anakku  jika kelak Tuhan telah membatasi waktu ibu maukah kau selipkan sedikit doa untuk ibu disetiap permohonanmu.
*  Ibu Angkat
Anakku jika kelak Tuhan telah memanggil ibu masih sudikah kau menyelipkan nama ibu dalam setiap doamu setelah kau tahu bukan darah ibu yang mengalir ditubuhmu?

Uraian diatas hanyalah sebagian kecil yang mampu menggambarkan keduanya. Lihatlah mereka berdua tak ada bedanya . Mereka tidak pernah membedakan kita apakah anak kandung atau anak angkat, jadi kenapa kita sebagai anak masih mempertanyakan dan mempermasalahkan.
Sedangkan saat seorang sahabat bertanya pada Rosul siapa yang harus mereka hormati  maka Rosul menjawabnya dengan “ Ibumu kemudian ibumu kemudian ibumu kemudian ayahmu.”  Sampai tiga kali Rosul menyebut  kata “Ibumu” dan tidak ada satupun diantara ketiganya yang ditambah dengan kata “kandung” atau “angkat”.
Jadi jika Rosul saja mengajarkan kita untuk menghormati ibu kita tanpa peduli ibu kandung atau ibu angkat maka tidak pantas kiranya jika kita masih mempermasalahkan istilah keduanya … karena ibu adalah ibu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar